Keraton Jogja – Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, berada di pusat Kota Yogyakarta. Hingga saat ini kompleks keraton tetap berfungsi untuk tempat tinggal serta menjadi tempat menjalankan tugas kesultanan bagi Sultan. Meskipun begitu, Keraton Jogja juga menjadi salah satu tujuan wisata yang sayang jika dilewatkan ketika Anda berkunjung ke Jogja. Terdapat benda-benda bersejarah peninggalan raja-raja terdahulu yang hingga kini tersimpan di komplek keraton yang juga berfungsi sebagai museum.

Akses Menuju Keraton Jogja

Bagi wisatawan yang tertarik ingin berwisata keraton di Jogja ini, tak perlu khawatir karena untuk menuju keraton bisa dilakukan dengan cara yang mudah. Hal ini disebabkan karena letak keraton yang dekat dengan Alun-alun Utara Jogja dan berada sekitar 50 meter dari Malioboro. Anda bisa menaiki kendaraan pribadi untuk bisa sampai ke Keraton Jogja. Jika ingin menaiki kereta api Anda bisa turun di Stasiun Tugu lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati Malioboro.

Lokasi yang begitu dekat dengan pusat keramaian pastinya membuat wisatawan tidak sulit untuk menemukan keraton ini. Untuk itu wisatawan bisa datang pada jam 8 pagi sampai 2 siang setiap harinya. Kecuali pada hari jumat, keraton hanya buka mulai jam 8 pagi sampai 12 siang saja. Harga tiket masuk keraton juga sangat terjangkau sehingga Anda tak boleh melewatkan kesempatan berkunjung dan belajar sejarah di keraton Yogyakarta.

 

Aktivitas Seru di Keraton Jogja

Wisatawan yang datang ke Keraton Jogja pastinya merasa penasaran apa saja yang ada di dalam keraton serta hal-hal apa saja yang bisa diperoleh saat berkunjung ke keraton. Dilihat dari luar tampak nuansa sejuk dan tradisional memang sangat kental di Keraton Yogyakarta. Terlebih ketika masuk, pastinya wisatawan akan diajak untuk kembali ke masa lampau karena adanya benda-benda bersejarah serta data-data lain yang menjelaskan kisah keraton mulai zaman dulu hingga sekarang.

Bagi Anda yang tertarik ingin berwisata ke Keraton Yogyakarta Anda bisa melakukan beberapa aktivitas seru yang membuat liburan Anda ke keraton menjadi lebih menyenangkan dan berkesan. Berikut ini akan dijelaskan aktivitas seru di Keraton Jogja yang bisa menjadi wawasan baru bagi Anda.

  1. Wisata Sejarah

    Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahwa Keraton Jogja menyimpan berbagai peninggalan sejarah mulai dari benda-benda hingga bangunan keraton yang tetap dipertahankan hingga saat ini. Berbagai benda bersejarah tersebut bisa menambah wawasan serta pengetahuan baru mengenai sejarah keraton Yogyakarta.

  2. Berfoto

    Berwisata keraton jangan sampai lewatkan kesempatan untuk mengabadikan setiap sudut sejarah dan keindahan bangunan keraton dengan berfoto. Tak perlu khawatir karena wisatawan diperbolehkan untuk mengambil foto di kompleks keraton dengan membayar tiket izin berfoto dengan harga terjangkau.

  3. Pagelaran Seni

    Selain menyaksikan benda-benda bersejarah, wisatawan juga bisa menikmati pertunjukan seni yang disajikan oleh abdi dalem keraton. Dimana pertunjukan seni tersebut biasanya diperuntukkan untuk menyambut para tamu yang hadir di keraton. Tetapi untuk bisa menikmati sajian pagelaran seni ada jadwal khusus yang harus diketahui oleh wisatawan. Untuk hari senin dan selasa ada pertunjukan gamelan pada jam 10 pagi. Pada hari rabu terdapat pertunjukan wayang golek menak mulai jam 10 pagi. Hari Kamis terdapat pertunjukan tari mulai jam 10 pagi dan hari jumat seni macapat mulai jam 9 pagi. Sedangkan hari sabtu ada pertunjukkan wayang kulit mulai jam 09.30 dan hari Minggu pertunjukan wayang orang dan tari pada jam 09.30 pagi.

 

Bagi Anda yang penasaran dan ingin berwisata ke Keraton Jogja, silakan simak informasi di atas agar wisata Anda semakin seru dan menyenangkan. Dengan harga tiket terjangkau serta berbagai nilai sejarah yang dimiliki oleh Keraton Yogyakarta pastinya menjadikan keraton ini sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi terlebih jika mengajak anak-anak.

sigitmk

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*