Wisata Jogja Nostalgia Dengan AADC – Wisata Jogja AADC membuat kita bernostalgia dengan film Ada Apa Dengan Cinta 2. Besarnya antusiasme masyarakat lokal sampai ke mancanegara terhadap film AADC 2 ini, sang produser Mira Lesmana dan Riri Riza sebagai sutradara, tentu tidak main-main ketika menggarap film yang menjadi legendaris film di Indonesia ini.

Pemilihan lokasi syuting AADC 2 pun merupakan suatu komponen penting yang paling diperhatikan dalam pembuatan film versi ke 2 ini. Salah satu dari 12 lokasi syuting AADC 2 adalah Yogyakarta. Ternyata, destinasi wisata Jogja autentik dan sangat menarik dikunjungi. Yuk, simak seperti apa wisata Jogja AADC tempat Cinta dan Rangga bernostalgia.

  1. Gereja Ayam Bagian Wisata Jogja AADC

Setelah 14 tahun Rangga dan Cinta tidak bertemu, tentu saja banyak hal yang harus mereka bicarakan. Wisata Jogja AADC, gereja Ayam atau yang dikenal sebagai rumah doa Bukit Rhema menjadi lokasi syuting AADC 2, di tempat ini Rangga dan Cinta menyelesaikan masa mereka.

Sekilas gereja ini terlihat sangat mencekam dan menyeramkan, karena usia sudah cukup tua. Di tahun 2000, Daniel Alamsjah si pemilik gereja, terpaksa menghentikan pembangunan untuk Gereja Ayam ini karena terhalang biaya. Mengapa disebut Gereja Ayam, karena bangunan ini sangat mirip dengan ayam raksasa.

Memang gereja ini berbeda desain dengan rupa dengan rumah-rumah ibadah pada umumnya. Namun, siapa sangka jika Gereja Ayam ini juga sempat dijadikan tempat rehabilitasi pecandu narkoba. Gereja Ayam ini terletak di Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, Jateng atau sekitar 45 km dari pusat kota.

  1. Sellie Coffee

Di salah satu adegan ketika Cinta mengatakan bahwa Rangga jahat, mereka sedang beradu akting di sebuah kedai kopi di jl. Geriliya 882, Parowitan II yang bernama Sellie Coffee. Kafe ini dijadikan tempat Cinta dan Rangga membahas mengenai kejelasan pada hubungan mereka setelah 14 tahun yang terpisah oleh jarak.

Berkat film AADC 2 ini, kafe ini menjadi lebih ramai dari biasanya. Banyak beragam kopi dan camilan yang dapat anda pesan di kafe Sellie Coffee ini seperti, kopi hitam Kendari, Singkong Goreng, Jamur, dan Crispy Cheese Milk. Menu-menu yang disajikan pada kafe berbentuk mungil ini tergolong menu sederhana dan murah.

wisata Jogja AADC

  1. Klinik Kopi

Rangga adalah seorang penggemar minuman kopi. Rangga memilih sebuah kedai bernama Klinik Kopi dan menghabiskan waktunya bersama Cinta. Wisata Jogja AADC, klinik Kopi ini mengolah serta memproduksi kopi sendiri. Dimulai dengan memilih biji kopi lokal terbaik, proses sangrai biji kopi sampai proses penggilingan.

Tak heran jika, kualitas dan cita rasa Klinik Kopi yang telah berdiri sejak 2013 ini memang khas dengan rasa kopi yang nendang banget. Kafe ini juga menjual biji-biji kopi yang terbaik khas berbagai daerah yang ada di Indonesia misalnya, Arabica Aka Gadang (Solok), Arabica Pelebib (Papua),  dan Arabica Nagari Lasi (Bukittinggi).

  1. Sate Klatak Pak Bari

Masih seputar wisata Jogja AADC 2, Sate Klatak Pak Bari juga tak boleh terlewatkan karena menjadi latar tempat pertemuan Rangga dan Cinta. Sate Klatak, Pak Bari ini salah satu warung sate kambing yang tersohor di Jogja. Pasalnya, Sate Klatak, Pak Bari ini terbilang unik.

Anda dapat menikmati hidangan sate dengan lumuran garam dan ditusuk pada jeruji sepeda. Konon, rahasia kelezatan pada Sate Klatak, Pak Bari ini terletak pada tusukan jeruji sepeda yang digunakan sebagai konduktor untuk pengantar panas yang sangat sempurna hingga daging kambing dapat matang secara merata.

Sebagai teman santap sate anda, biasanya anda akan ditemani pula bumbu kacang dan kecap ditambah bumbu gulai yang sangat lezat. Wisata Jogja AADC, Sate Klatak milik Pak Bari ini berlokasi di jl. Kedaton, Pleret, Bantul harganya cukup terjangkau.

  1. Istana Ratu Boko

Istana Ratu Boko merupakan peninggalan zaman purbakala, yang turut menjadi saksi perjalanan Rangga dan Cinta selama di Yogyakarta. Istana Ratu Boko ini diperkirakan sudah lama ada sejak abad ke delapan. Selain itu, Istana Ratu Boko termasuk salah satu tempat paling baik untuk menikmati matahari terbenam.

Istana Ratu Boko luasnya 250.000 m2 ini terdiri dari gapura utama, pendopo, lapangan, kolam, paseban, candi pembakaran, hingga gua. Nah, anda tinggal tentukan mau pergi kemana untuk wisata Jogja AADC. Anda juga bisa menginap bersama keluarga di hotel Jambuluwuk Malioboro saat berada di Jogja.

sigitmk

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*